Blinking Cute Box Cat Welcome to my world. Still hard work to get my beautiful dreams!

Kamis, 16 Januari 2014

Segores Tinta

Tahun berganti, musim berubah, daun yang dulunya berguguran karena kering kini berganti menjadi basah karena hujan yang tak henti terus mengguyur. Tapi meskipun semua berubah, ada satu hal yang tak pernah berubah meski aku tak sekecil dulu seperti 5 tahun lalu. Kini aku mulai beranjak menjadi seorang gadis remaja pada umumnya. Namun tetaplah aku hanyalah gadis kecil yang masih merindukan pelukan dan kecupan manis seorang lelaki terbaik bernama Ayah.

Tentu saja rasa cinta dan kagumku tak pernah berubah. Dan bahkan semakin bertambah seiring waktu yang terus bergulir tanpa terasa meski rasanya ada sedikit penghambat jurang menuju mimpiku. Serasa ada yang kurang semenjak hari tak sesempurna dulu. Semuanya terasa berubah sedemikian rupa. Aku semakin menyesal jika aku memutar kembali kotak memoriku. Kata maaf yang tak pernah terucap karena belum bisa membuat sebuah goresan kebahagiaan baginya. Aku semakin dan semakin bersalah padanya. Tapi aku tahu dia selalu mengawasiku dari jarak yang tak pernah kutahu seberapa jauhnya. Namun aku tahu dia mencintaiku dan akan selalu begitu.

Tahun terus saja berganti. Aku kembali teringat padamu. Teringat pada kenangan 5 tahun lalu yang membuatku kembali lemah dan menangis. Mungkin aku belum bisa menata ulang hatiku. Bukan hanya karena kepergiannya tanpa alasan. Namun karena banyak hal yang tak perlu untuk diungkap. Kepergiannya adalah pukulan terberat. Tentu gadis sekecil aku, tentunya masih membutuhkan seorang lelaki hebat yang akan selalu mendukungku. Dia bernama Ayah seperti yang pernah kutulis.

"Ingat kata pepatah bahwa sekuat-kuatnya wanita pasti dia akan tetap membutuhkan seorang pria sebagai tempat rengkuhan peluhnya"

Seperti bernostalgia. Aku tak bisa menuliskan lebih banyak goresan yang lebih banyak menyimpan luka. Iya, aku mungkin masih terluka. Dia meninggalkan tanpa berkata sebaitpun. Dan aku kecewa. Aku mencintainya, mungkin dulu aku tak menyadarinya. Dan bodohnya, aku baru menyadarinya sejak dia tak lagi ada di sisiku. Iya, dia yang selalu melengkapi hariku dengan canda tawanya. Senyumnya yang selalu kuingat, kembali mengingatkan bahwa aku pernah punya Ayah. Meskipun akhir cerita yang terlalu dramatis untuk diulang lagi.

Aku tahu bahwa akhir cerita kehidupan akan berakhir seperti ini. Karena muara hidup bukan berada disini. Hidup akan terus berlalu dan tak pernah berakhir, bagiku. Namun ketika aku teringat kembali. Memang benar bahwa muara hidup bukan berada disini. Meski, meski dia telah pergi terlebih dulu untuk berada di muara akhir hidupnya, aku tak pernah lupa akan sosoknya yang begitu ku kagumi. Iya, aku masih mencintainya. Sejak dulu dan sampai kapanpun. Meski, tak ada lagi senyuman kulihat dan canda tawa yang kudengar.

Jadi, tenanglah hidup disana menungguku, Yah. Cepat atau lambat aku akan pergi kesana untuk menemuimu. Menuntaskan seluruh klise hidup yang tak pernah kuinginkan berakhir menjadi begitu cepatnya. Jadi, tetaplah mencintaiku seperti aku mencintaimu. Temui aku meski dalam mimpi ketika aku merindukanmu. Engkau pasti tahu itu ketika aku diam-diam sesenggukan berkata ingin bertemu denganmu. Mungkin engkau tak ingin membuatku semakin sedih sehingga tak mau menemuiku. Meski sekelebat saja untuk menuntaskan rindu yang tak pernah bertemu dimana titik ujung berhentinya. Mungkin saja engkau tak merindukanku. Namun itu jelas tidak mungkin. Engkau mencintaiku dan tak pernah berubah meski dunia menjadi berbeda sekarang.

Aku tak pernah bisa menatapmu. Tapi engkau bisa menatapku. Tuhan terlalu tidak adil menjadikan ini semua begitu berat dan menyakitkan. Aku tak pernah bisa menyentuhmu. Tapi aku masih bisa menyentuhmu, lewat do'aku. Iya, lewat do'a yang terpanjat setiap kali bersujud di hadapan-Nya. Mungkin kali ini Tuhan adil karena rela menyampaikan do'aku padamu, Yah. Mungkin sampai disini kata yang bisa kugores. Tapi sesungguhnya ada beribu kata yang ingin kutulis. Namun hanya hatiku yang mampu menerjemahkannya.

 Kepergianmu tanpa alasan,
Mencintaimu juga tanpa alasan,
Dunia memang telah berbeda, namun tidak dengan hatiku,
Waktu telah menjalankan perannya,
Ketika aku kembali merindukanmu,
Dan do'a yang selalu terpanjat ketika mimpi tidak mempertemukanku denganmu,
Untukmu Ayah, sang lelaki hebat milikku yang tak pernah lekang oleh waktu.

Minggu, 12 Januari 2014

Pergilah,

Kau orang sangat istimewa untukku. Entah mengapa hati ini mencintamu. Yang kutahu aku hanya ingin selalu memandangmu setiap waktunya. Kamu yang duduk di bangku ujung sana, telah berhasil mencuri hatiku. Kamu memandangku dalam diam. Tersenyum bisu dalam leburan indahnya pandangmu saat itu. Aku tertegun malu. Aku takut aku mencintaimu. Namun nyatanya semua tak dapat kucegah. Namun semuanya tak dapat ku munafikkan arti hati ini yang terkadang merindumu.

Kamu tau aku mencintamu. Namun apa. Kamu malah semakin menghindar menjauh. Kamu tau aku memujamu. Namun, kamu malah menganggap semuanya hanya angin lalu. Seharusnya kamu tau betapa aku mencintaimu. Seharusnya kamu mengerti. Seharusnya aku tak mengartikan arti pandangan itu terlalu jauh. Terlalu mengharap rasanya juga sakit. Tapi tatapan itu sangatlah dalam artinya bagiku. Namun kamu malah membuatku sakit lebih sakit lagi. Aku mencintaimu, tapi tak begini caranya menunjukkan bahwa kamu tidak memiliki rasa yang sama denganku.

Mungkin bagimu, mencintaimu adalah kesalahan. Namun tidakkah kau berpikir berada di posisiku? Seberapa sakit yang kurasa mungkin takkan pernah dapat kamu rasakan. Aku bahagia memandangmu dalam sepiku. Namun aku tak bisa memungkiri bahwa aku cemburu. Sakit rasanya di hatiku melihatmu berboncengan dengan yang lain. Sesak rasanya dadaku. Tidakkah kau mengerti bahwa aku memujamu, mengagumimu? Tak pernah ada yang kulihat darimu meski tak sesempurna Tuhanku. Tuhanku jelas sempurna. Tapi kau juga sempurna bagiku jika kau berada di sampingku dan memberikan bahumu untuk kusandarkan seluruh peluh kesahku.

Namun seiring bergulirnya waktu, aku tak bisa lagi menahan sendirian rasaku. Aku cukup lelah melihatmu yang terus saja memandangku dalam sepi namun tak jua mengatakan tentang yang sebenarnya. Aku hanya ingin tahu apa yang kau pandangi setiap waktu itu. Aku hanya ingin tahu. Tapi seharusnya kamu mengerti bahwa aku mencintaimu. Tapi kamu seakan tak mengerti padahal jelas semua orang telah memberitahukannya padamu mungkin bahkan seluruh dunia mengetahuinya. Tapi kamu seakan-akan tidak peduli dan mengabaikanku. Setiap hari, aku sakit dalam diam dan menangis dalam kegelapan.

Namun itu dulu, sangatlah lama waktu itu sebelum aku kembali mengingat kenangan itu. Kini jalan kita tentu sudah berbeda. Kita masih sama-sama berpijak di tanah dan beratapkan langit. Namun jalan kita tak lagi searah dan sejalan. Namun meskipun dulu jalan kita searah, tangan kita tak pernah bergandengan. Bahumu tak pernah kau pinjamkan untukku bersandar.

Tentu saja aku masih mengagumimu. Tentu saja aku masih memujamu. Namun tentu bukan untuk kembali sakit seperti dulu. Namun tentu bukan untuk kembali mencintaimu. Namun meski waktu telah berubah, pandanganmu tak pernah berubah sejak dulu. Namun meski hari terus saja berganti, senyum dalam bisumu itu tak pernah sirna saat memandangku. Aku tentu masih bisa melihatnya. Namun mungkin aku yang salah mengartikan. Mungkin aku yang terlalu berlebihan. Mengharapkan masa lalu yang tertunda. Mengharapkan masa lalu yang tak pernah menemukan titik jawab atas pertanyaan yang terus terngiang-ngiang dalam benakku. Aku tak pernah bisa menemukan jawaban itu.

Jika memang tak ada titik celah antara kita yang dapat ku masuki, sebaiknya pergilah sejauh mungkin. Aku tak mau lagi berlebihan dalam mengartikan semua pandanganmu itu. Karena aku berpikir mungkin saja kau juga melakukannya pada orang lain. Iya, mungkin aku yang terlalu berharap berlebihan. Aku mungkin pernah sekali menangisimu lagi. Tapi sudah cukuplah untuk mengingat kembali kenangan itu. Sudah cukuplah untuk terlalu mengharapkan apa yang takkan pernah terjadi.

Aku pernah mencintaimu,
Aku pernah merindukanmu,
Kini, tentu saja aku masih mengagumimu,
Tentu masih memujamu,
Jalan kita sekarang berbeda dan bersebrangan,
Namun meski dulu jalan kita searah dan sejalan,
Tangan kita tak pernah bergandengan.

Demodex, salah satu penyebab jerawatmu!

Demodex adalah sejenis parasit yang berdiam dalam kantung rambut atau kelenjar minyak di bawah kulit tubuh manusia. Disebut kutu selain karena ukuran tubuhnya amat kecil hanya sepertiga hingga dua pertiga rambut manusia juga karena bagian atas tubuhnya menyerupai kutu dengan banyak kaki dan ekor mirip cacing. Bila dibiarkan dan hidup bersama bakteri, parasit yang hidup dengan menyerap nutrisi dalam kulit ini akan meresap ke dalam pembuluh darah. Akibatnya akan timbul jerawat, flek, bintik-bintik hitam dan pembesaran pori-pori sehingga permukaan kulit menjadi tidak rata dan menimbulkan kerutan. Pada kulit kepala menyebabkan ketombe, rambut kasar dan kerontokan.

Demodex ini pula sering kali menyebabkan wajah berjerawat terus menerus meski sudah diberi obat anti jerawat. Sebab secara tak langsung, obat atau berbagai krim wajah justru menjadi makanannya. Dalam jumlah kecil kutu ini tidak menimbulkan dampak berarti, tetapi dalam jumlah besar akan menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit dan menyebabkan penyebab demodicidosis (penyakit yang disebabkan demodex), misalnya demodetic acne rosacea (jerawat), blepharitis (infeksi kelopak mata), kehilangan bulu mata dan lain-lain.

Demodex juga menyebabkan kerusakan pada kolagen dan elastin sehingga terjadi penuaan dini. Setelah nutrisi habis, demodex akan menggerogoti pembuluh dermis sehingga membuat kulit kusam. Jika dibiarkan terus menerus kulit lambat laun akan mengering dan menimbulkan kerut.
Jangka waktu hidup demodex adalah 90 hari setelah itu ia akan mati. Jika demodex yang mati tersebut tidak dibersihkan semakin lama kan menumpuk dan menjadi bangkai. Bangkai-bangkai inilah yang membuat kulit menjadi kasar, kusam dan menurunnya elastisitasnya. Karena kekurangan nutrisi dalam kulit ini pula membuat kulit menjadi berbintik-bintik hitam atau flek.

Demodex juga akan menghabisi nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut. Dengan demikian rambut akan mengalami penipisan batang rambut dan menjadi kusam. Setelah nutrisi dalam akar rambut habis, ia akan memakan dinding rambut. Lama kelamaan akan mengalami kerontokan.

Penyakit yang disebabkan demodex tidak mengakibatkan rasa sakit pada penderita akan tetapi akan menimbulkan rasa rendah diri. Karena bentuk penampilan fisik yang kurang indah dipandang. Meski sangat tidak mungkin untuk menghindar dari terjangkitnya demodex akan tetapi kita bisa mengontrol atau mengurangi jumlah demodex dalam kulit. Salah satu cara yang paling penting adalah menjaga kebersihan secara keseluruhan. Baik kulit atau pun tubuh serta lingkungan di sekitar kita. Usahakan selalu membersihkan kulit terutama wajah dan tangan setelah melakukan aktivitas di luar ruangan.

Demodex sangat sensitif terhadap bahan-bahan yang mengandung antiseptik seperti sulfur. Akan tetapi bahan-bahan antiseptik ini tidak bisa menjangkau demodex yang berada di dalam kulit. Ia hanya membasmi demodex yang berada di lapisan kulit luar. Untuk mengurangi demodex dengan baik perlu obat yang dapat membunuh demodex dari dalam yakni antibiotik. Menurut pakar obat-obatan, untuk penyembuhan gunakan berbagai bahan yang mengandung demodicin seperti liday buaya atau royal jelly. Namun menghambat pertumbuhan demodex sejak dini lebih disarankan. Cukup dengan meningkatkan kesehatan diri serta menghindarkan pemakaian barang-barang pribadi seperti handuk dan sarung bantal secara bersama-sama. Penggunaan obat-obatan hormon sebaiknya dikurangi karena dapat meningkatkan aktivitas demodex dalam tubuh. Namun berdasarkan penelitian, pada bayi tidak ditemukan adanya demodex, tetapi hampir semua orang dewasa memiliki demodex di wajah.

Demodex merusak kapiler darah dan mengurangi kemampuan sel kulit beregenerasi. Kulit mempunyai kemampuan untuk memperbaiki sel. Bila kulit terluka, kulit yang memiliki kemampuan memperbaiki selnya kuat kan cepat pulih. Yang memberi cahaya dan elastisitas adalah kolagen dan elastin. Komponen ini dihasilkan oleh dermis. Hormon secara aktif dihasilkan sebelum usia 20-an. Kedua komponen tersebut dibentuk secara aktif. Sesudah itu komponen tersebut mulai berkurang sehingga elastisitas kulit berkurang dan kulit menjadi keriput. Sedangkan kulit yang kemampuan regenerasinya lemah, akan bernanah dan kondisinya semakin memburuk. Demodex juga menyerap nutrisi, merusak kapiler darah sehingga dapat menyebabkan jerawat, bintik-bintik, flek-flek dan noda-noda hitam. Hal itu akibat gejala lemahnya sel-sel kulit dan demodex memperparah keadaan tersebut.

--Dikutip dari http://diamodaisy.blogspot.com & http://forum.kompas.com --

Jumat, 10 Januari 2014

Kangen Water, New Resolution!!

Lagi penasaran banget apa sih yang namanya kangen water. Soalnya banyak banget yang jual di instagram jadi kepengen lah searching tentang revolusi kecanggihan satu ini tapi nggak lengkap rasanya kalau nggak aku bagiin ke kalian semua, hehey. Aku bakal ngerangkum sedikit dari berbagai sumber.

Dikutip dari web InfoAirKangen.com diceritakan bahwa air ini mengandung Hidrogen aktif atau lebih kimianya bersifat basa. Karakternya mirip air zam-zam yang membantu penyembuhan. Air kangen mengandung antioksidan tinggi, memiliki micro-clucter kecil serta mempunya PH basa yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Nama 'Kangen" sendiri sebenarnya merupakan istilah serapan dari bahasa Jepang dengan pengucapan 'khanggeng' yang artinya kembali ke awal atau kembali ke alam. Kabarnya, mengonsumsi air kangen ini akan memberikan dampak kesehatan yang baik, sistem metabolisme yang baik sehingga tubuh dapat menyembuhkan diri dari segala macam penyakit. Air ini diperoleh dengan meski pengolah air yang merupakan alat kedokteran dengan seri Leveluk SD501. Meski ini sendiri di produksi oleh Enagic, sebuah perusahaan besar di Jepang yang setelah melakukan riset sejak tahun 1965 akhirnya Enagic berhasil memproduksi mesin yang telah menerima penghargaan dan sertifikasi.

Jenis-jenis Air Kangen
Ada beberapa air kangen yang memberikan manfaat berbeda-beda. Diantaranya :
 1. Strong Kangen Water
Memiliki PH 11,0 dan tidak untuk diminum. Air kangen yang satu ini biasa digunakan sebagai pembersih yang ampuh untuk membantu membersihkan dapur, talenan, menghilangkan noda membandel pada peralatan makan maupun membersihkan toilet dan boleh digunakan untuk mencuci piring.

 2. Kangen Water pH 8,5 - 9,5
Air kangen yang boleh digunakan untuk memasak dan juga minum. Apabila dipakai untuk membuat teh atau kopi, aromanya akan jauh lebih harum apalagi bila digunakan untuk memasak nasi, nasi pun jadi tidak mudah basi.

  3. Neutral Kangen Water pH 7,0
Neutral disini artinya bebas dari klorin, karat dan tidak keruh. Airnya sangat enak diminum dan dapat digunakan untuk minum obat yang akan membantu penyerapan obat dengan maksimal pada tubuh bahkan aman untuk di konsumsi oleh bayi.

 4. Acidic Water pH 4,0 - 6,0
Air kangen yang satu ini tidak untuk diminum namun biasa dipakai untuk memperhalus kulit dan merawat kulit. Disebut juga beauty water yang dapat membantu memperhalus, mencerahkan kulit serta menyehatkan rambut.

5. Strong Acidic Water pH 2,7
Air kangen dengan pH rendah ini dapat membantu membunuh kuman sehingga cocok untuk digunakan membersihkan lantai kamar mandi, membersihkan alat-alat rumah tangga serta menghilangkan bercak dan kotoran lain.

Di Indonesia, air kangen dipopulerkan oleh seorang dokter bernama Andhyka Sedyawan. Namun mengenai khasiat, beberapa konsumen yang pernah mencoba memberikan testimoni positif meski belum ada tanggapan dari ilmuwan lain mengenai keampuhannya.

Dan khasiat meminumnya antara lain :
  1. Hidrasi, Drinkability and Micro Clustering
Air alkali yang terionisasi merupakan sumber hidrasi yang sangat baik dan sehat karena tidak hanya rasanya lebih lezat tetapi juga lebih mudah diserap oleh tubuh. Micro Clustered sendiri adalah untuk menghidrasi secara lebih baik. Kangen water memiliki molekul yang lebih kecil dibanding air pada umumnya yaitu 3-5 molekul sedangkan air pada umumnya memiliki ukuran 16-20 molekul. Jadi ini memungkinkan kangen water dapat diserap lebih baik dalam tubuh.
  2. Menetralkan Radikal Bebas
Kangen water memiliki ORP (Oxidation Potential Reduction) yang negatif yang artinya memiliki kekuatan aktioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas dalam tubuh.


 3. Menjaga Tetap Awet Muda
Secara ilmiah diakui bahwa manfaat dari air alkali adalah menunjang kesehatan seperti awet muda. Secara alami manfaat air ini karena meningkatnya sifat basa (alkalinity) dari tubuh setelah minum air alkali. Alkalinity adalah keadaan dimana air lebih harmonis dengan kondisi di dalam tubuh baik secara jasmani maupun psikologis.

Dan berbagai macam khasiat kesehatan lainnya. Maaf ini secara singkatnya maklum malem-malem mata udah ngantuk, hehey. Semoga bermanfaat bagi yang lagi nyari review soal air kangen ini ya dan juga yang lagi penasaran karena dikirinya yang bikin air kangen ini karena jomblo belom move on, haha becandaa. Oke, thanks ya udah mau baca buat para pembaca semuaaah.

-Dikutip dari www.vemale.com & http://air-kangen.com-

Rabu, 08 Januari 2014

Hanya Untuk Masa Lalu

Di saat aku sendiri mungkin aku masih bisa berpikir bahwa aku masih mencintaimu. Meski disana kamu masih terus saja tersenyum dan tentu masih bersamanya. Melihat fotomu kembali mengingatkan aku pada yang telah lalu. Aku lelah, sungguh cukup lelah. Aku bahkan kini sudah tidak bisa menangis seperti dulu dengan mudahnya. Tapi mengingatmu, mengingat kebodohanku dalam mencintaimu. Mungkin air mata ini terpaksa menetes untuk kali ini. Kau masih saja membuatku terpesona. Tak ada yang akan berubah meski aku masih menangis untukmu kini. Waktu memang berubah tapi hatimu, takkan berubah.

Sudah cukup rasanya aku mengingat-ingat tentangmu. Itu hanya akan menyisakan beberapa luka yang masih belum jua kering. Dalam lisanku berkata bahwa akan melupakanmu. Iya mungkin aku melupakanmu. Namun kenangan tentangmu masih saja membekas dalam benakku. Semua kebodohanku, lemahnya aku dalam mencintaimu jelas masih membekas. Mungkin sekali saja aku ingin menatapmu.

Dulu, aku masih bisa melihatmu ketika rindu sudah menyeruak dalam hatiku. Namun ketika kamu pergi, melihatmu sudah tak sesering dulu. Bahkan hingga kini sudah lama rasanya aku sudah tak melihatmu. Mungkin aku tlah mengganggapnya bahwa aku telah melupakanmu. Namun ketika sepi menyerangku, apa daya hatiku tak mungkin berkhianat. Mungkin aku melupakan sosokmu. Namun kenanganmu lah yang membuatku menjadi lebih lemah daripada dulu. Sakit rasanya memang mengingatnya namun aku juga tak tahu mengapa memoriku memutar kembali kenangan itu dalam sepiku.

Sudah cukup aku mengetahui kabarmu. Sudah cukup aku mengetahui kamu masih bahagia. Dan sudah cukup aku mengetahui bahwa mimpimu jelas masih sama seperti dulu. Semoga, tahun ini kamu bisa kembali melanjutkan mimpi yang sempat tertunda di tahun kemarin. Semoga, tahun ini kamu bisa merangkai kembali rangkaian asa-asa yang sempat berantakan karena kekecewaanmu. Semoga, semakin tahun hubungan kalian baik-baik saja dan selalu diselimuti kebahagiaan hingga takkan ada orang lain yang kan bisa memisahkan.

Aku disini masih baik-baik saja meski aku tak lagi menatapmu. Jelas, aku masih bisa bernapas melihat senja dan fajar pagi. Aku sekali lagi tersenyum pernah mencintaimu. Pernah mengagumi lelaki setampan kamu. Mungkin ketika suatu nanti aku jatuh hati lagi, takkan aku ulangi lagi salahku dalam mencintai. Karena pada akhirnya aku lagi-lagi kan terluka. Tapi semua luka itu sungguh mendewasakan aku. Membuatku lebih mengerti tentang caranya memaknai hidup. Terima kasih sungguh-sungguh terima kasih atas semuanya untukmu. Semua tentangmu akan selalu kusimpan dalam ruang yang akan selalu kosong dan takkan pernah kulupakan sedetik pun. Itu karena kamu dulu sangatlah berarti.

Ada kalanya, bertemu denganmu adalah kebahagiaan..
Namun nyatanya, itu akan membekas luka pada yang tlah ada di sisimu,
Aku takkan lagi mengusik,
Aku takkan lagi mencari tahu tentangmu, keberadaanmu,
Tapi izinkanlah aku berterima kasih atas semuanya,
Berbahagialah selalu bersamanya.

Jumat, 03 Januari 2014

Saffron, si Cantik Yang Multifungsi

Kini makin banyak wanita yang gencar mencari alternatif perawatan kulit alami yang menurutnya tidak lebih menguras dompet tapi nyatanya perawatan yang dibuat sendiri dengan bahan-bahan alami cenderung harganya lebih mahal. Tapi banyak juga yang rela menguras sedikit dompetnya demi mendapatkan kulit idamannya. Nah, salah satunya adalah saffron. Saffron merupakan putik yang di dapatkan dari bunga 'Crocus sativus' yang hanya ada tiga dalam setiap bunganya. Itulah mengapa harganya mahal dan sangat sulit sekali di temukan di Indonesia. Mau tau manfaarnya? check it now...

1. Mengandung crocin dan safranal sebagai komponen utama yang membuat warna kulit lebih merata dan bercahaya serta aromanya yang begitu harum sehingga sering di jadikan pengharum makanan/ruangan. Pada setiap bunga saffron, serbuk sarinya memang sedikit namaun serbuk sari tersebut menjadi kunci utama dari untuk solusi berbagai masalah kulit seperti jerawat maupun kulit sensitif.

2. Kaya akan kandungan mineral dan vitamin seperti copper, potasium, kalsium, mangan, iron, selenium, zinc dan magnesium. Semua unsur tersebut sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan tubuh.Tidak hanya itu saffron juga mengandung vitamin A, asam folat, niasin dan vitamin C yang sangat baik untuk menjaga dan membantu keremajaan kulit. Kandungan vitamin dan mineral tersebut juga dapat membuat warna kulit semakin bersinar sehingga kulit pyn akan terlihat putih merona alami.
Saffron dipenuhi dengan kualitas anti-bakteri, maka itu Saffron dapat menyembuhkan jerawat. Saffron yang berharga ini juga dapat membantu membersihkan dan mencerahkan kulit.

 3. Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga mulai banyak perawatan kulit yang menggunakan saffron. Selain kandungan di atas, saffron memiliki sifat hidrasi sehingga dapat digunakan dalam hydrating cream, moisturizer dan juga scrub. Karena itulah, pemanfaatan saffron untuk kecantikan juga baik untuk yang punya masalah kulit kering. Dan yang punya masalah jerawat, menggunakan perawatan kulit yang mengandung saffron juga dapat menjadi solusinya karena bersifat anti bakteri dan exfoliating. Oleh karena itu, produk perawatan kulit yang mengandung saffron sangat baik untuk membersihkan jerawat.

Nah, udah tau kan manfaatnya? Kalau boleh milih sih pake perawatan kulit yang udah ada di pasaran maklum pembelian asli saffronnya mahal sekali. Dan big thanks yang udah baca semoga bermanfaat buat yang lagi nyari.


-- Dikutip dari http://www.ponds.co.id & http://www.okefood.com --

Rabu, 18 Desember 2013

Aku Hanya...

Aku hanya sebutir dedaunan yang berjatuhan. Aku tak pernah marah pada angin yang menyapuku pergi menjauh dari dahan. Ia mengingatkan aku pada seorang yang pernah kucinta. Namanya selalu ada dalam setiap seuntai demi seuntai kata yang terucap di bibirku dan juga setiap bulir-bulir air mata yang menetes di setiap harinya. Mungkin aku ini lemah karenamu. Iya, aku lemah karena mencintaimu!

Tak ada yang pernah tahu aku menangis. Iya, menangis untukmu. Tidak ada yang pernah mengerti bagaimana merindukannya aku kepadamu. Kau seperti dahan yang tinggi namun aku hanyalah daun yang sudah jatuh namun tak bisa kembali lagi. Aku terus memikirkan cara bagaimana aku bisa mencapai puncak itu. Namun semakin lama aku memikirkan, aku semakin layu, mengering dan mati. Saat itu aku tak bisa melihatmu lagi. Aku sekali lagi merindukanmu. Lalu aku bereinkarnasi di dalam tanah dan menjadi daun baru seperti semula. Seperti layaknya dulu aku masih denganmu. Namun tetap saja daun ya tetaplah daun. Ia akan tetap gugur berjatuhan. Mungkin kali ini aku akan marah pada angin. Namun aku hanya kecil tak berdaya.

Ingin rasanya kulampiaskan. Tak tahu pada siapa. Lagi-lagi air mata menetes di pelupuk mataku. Sudah cukup rasanya aku menjadi begini. Aku lelah menjadi selemah ini. Akankah aku kan menjadi seperti daun itu? Yang terus saja berguguran lalu mati? Lalu apa gunanya aku punya cinta bila mungkin akan seperti itu lagi. Mungkin saatnya aku menjadi daun plastik yang akan bertahan selamanya pada dahan. Namun Tuhan memberitahuku bahwa pasti akan ada cinta untukku. Namun apa? Namun kapan? Seperti inikah terjalnya jalanku menuju takdir?

Kini, aku hanya ingin sendiri menikmati eloknya rerumputan dan bunga-bunga yang mengharum. Tak ada yang boleh masuk sebelum aku benar-benar mengistirahatkan hatiku untuk sementara. Benar-benar bahagia rasanya seperti melayang kesana-kemari. Tidak seperti dulu karena hanya terpaut pada satu titik pusat. Sekarang setidaknya aku bisa bebas tanpa harus menangis lagi. Menangis merindukannya.

Jadi biarkanlah aku tetap sendiri hingga hatiku yang menentukan kapan harus dibuka dan kapan lagi harus ditutup.

Terima kasih atas semua pembelajaranmu Tuhan,
Meski hingga kini hatiku belum terpaut pada siapapun,
Tapi semua ini mengajarkanku banyak hal,
Yang membuatku lebih dewasa dalam memaknai kehidupanmu,
Untuk meraih dunia dan menjemput jodoh yang masih menjadi misteri, Milikmu...